Poster Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred

Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred

"Pandangan Baru pada Kebencian Tertua"

Rating 10.0/ 10
Tahun
Durasi 0j 55m
Votes 1

Sutradara: Wayne Kopping

Sinopsis

“Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred,” disutradarai oleh pembuat film Kanada-Israel Raphael Shore, memadukan analisis sejarah dengan peristiwa kontemporer melalui suara para ulama, sejarawan, sosiolog, dan komentator budaya, termasuk mendiang Kepala Rabi Rabbi Inggris Jonathan Sacks, penulis Yossi Klein Halevi, utusan antisemitisme Israel Michal Cotler-Wunsh, dan jurnalis Bari Weiss dan Douglas Murray. Argumennya adalah antisemitisme bukan berasal dari persepsi inferioritas Yahudi, melainkan kebencian terhadap keunggulan Yahudi dan kepemimpinan moral.

Pemeran

Rawan Osman
Film Hero
Raphael Shore
Producer/ Expert
Shalom Schwartz
Executive Producer/ Expert
Michal Cotler-Wunsh
Expert

Film Terbaru

Film Berkaitan

Segera Tayang

Ulasan Penonton

3 hari lalu
★★★★★

Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred benar-benar luar biasa! Sebagai pecinta genre dokumenter, film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Alur ceritanya emosional dan sinematografinya menawan. Rating 10.0/10 memang pantas!

1 minggu lalu
★★★★★

Sudah lama tidak menonton film sebagus Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred. Setiap detail diperhatikan — dari akting, musik, hingga penyutradaraannya. Salah satu film dokumenter terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

2 minggu lalu
★★★★☆

Wajib tonton! Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred (2024) sukses membuat saya terhanyut dari awal sampai akhir. Genre dokumenter-nya dieksekusi dengan sangat baik. Tidak heran ratingnya tinggi.

3 minggu lalu
★★★★★

Pengalaman menonton yang luar biasa. Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred punya kedalaman cerita yang jarang ada di film dokumenter lainnya. Akting para pemain sangat meyakinkan dan skornya sempurna.

1 bulan lalu
★★★★★

Ini adalah mahakarya! Tragic Awakening: A New Look at the Oldest Hatred membuktikan bahwa film dokumenter bisa lebih dari sekadar hiburan — ini karya seni yang menyentuh hati. Sangat direkomendasikan!