Poster Stop Making Sense

Stop Making Sense

"Mengapa berhenti masuk akal? Mengapa film? Kenapa setelannya besar? Dari mana datangnya gerakan-gerakan aneh tersebut? Apa yang akan dilakukan band ini selanjutnya?"

Rating 8.3/ 10
Tahun
Durasi 1j 28m
Votes 371
Budget$1.2M

Sutradara: Jonathan Demme

Sinopsis

Sebuah film konser yang mendokumentasikan Talking Heads di puncak popularitas mereka, dalam tur untuk album mereka tahun 1983 "Speaking in Tongues." Band ini tampil satu per satu dan ditemani oleh kader musisi tamu untuk pertunjukan sinematik dan rentang karier yang menampilkan koreografi dan visual kreatif.

Pemeran

David Byrne
David Byrne
Self - Vocals, Guitar
Chris Frantz
Chris Frantz
Self - Drums, Vocals
Jerry Harrison
Jerry Harrison
Self - Guitar, Keyboards, Vocals
Tina Weymouth
Tina Weymouth
Self - Bass, Percussion, Vocals
Ednah Holt
Ednah Holt
Self - Backing Vocals
Lynn Mabry
Lynn Mabry
Self - Backing Vocals
Steven Scales
Self - Percussion
Alex Weir
Self - Guitar, Vocals
Bernie Worrell
Bernie Worrell
Self - Keyboards

Film Terbaru

Film Berkaitan

Segera Tayang

Ulasan Penonton

3 hari lalu
★★★★★

Stop Making Sense benar-benar luar biasa! Sebagai pecinta genre dokumenter dan musik, film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Alur ceritanya emosional dan sinematografinya menawan. Rating 8.3/10 memang pantas!

1 minggu lalu
★★★★★

Sudah lama tidak menonton film sebagus Stop Making Sense. Setiap detail diperhatikan — dari akting, musik, hingga penyutradaraannya. Salah satu film dokumenter dan musik terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

2 minggu lalu
★★★☆☆

Wajib tonton! Stop Making Sense (1984) sukses membuat saya terhanyut dari awal sampai akhir. Genre dokumenter dan musik-nya dieksekusi dengan sangat baik. Tidak heran ratingnya tinggi.

3 minggu lalu
★★★☆☆

Pengalaman menonton yang luar biasa. Stop Making Sense punya kedalaman cerita yang jarang ada di film dokumenter dan musik lainnya. Akting para pemain sangat meyakinkan dan skornya sempurna.

1 bulan lalu
★★★☆☆

Ini adalah mahakarya! Stop Making Sense membuktikan bahwa film dokumenter dan musik bisa lebih dari sekadar hiburan — ini karya seni yang menyentuh hati. Sangat direkomendasikan!